Tips & Trick

Takut Menghubungi Dosen Lewat SMS ? Begini Tata Caranya

Ditulis oleh Aster W. Sriwidarti

Mau hubungi dosen via sms? Tapi takut kurang (gak) sopan? Atau masih belum tahu cara merangkai kata untuk menghubunginya? Take it easy. Berikut beberapa faktor yang perlu diperhatikan kalau mau menghubungi dosen serta contoh bahasa yang tepat untuk menghubunginya!

  1. Time

Perhatikan waktu yang tepat menghubungi dosen.

Pilih waktu dimana orang biasanya TIDAK sedang beristirahat. Example: Hindari menghubungi diwaktu sholat terutama magrib, waktu jumat, atau hari minggu pagi waktu ibadah umat kristiani.

  1. Bahasa

Gunakan bahasa Indonesia yang santun, formal, dan benar. HINDARI singkata seperti: blh ktm, bs gak, dmn pssi, syank, etc (karena dosen BUKAN teman Anda).

  1. Salam

Awali dengan ucapan salam agar sopan.

Contoh: Assalamu’alaikum, selamat pagi, atau selamat siang.

  1. Maaf

Ketik kata maaf sebelum menyampaikan maksud Anda.

Contoh: Mohon maaf sebelumnya Bu’Pak.

  1. Identitas

Tuliskan identitas Anda.

Contoh: :Nama saya Uci, mahasiswi pendidikan bahasa Inggris angkatan 2016” atau “nama saya Uci, mahasiswi pendidikan bahasa Inggris, Stambuk A 121 16 000”.

  1. Pesan Singkat Jelas

Ketikkan pesan Anda secara singkat dan jelas.

Contoh: “saya memerlukn tanda tangan Bapak/Ibu di lembar pengesahan saya. Kapan kiranya saya bisa menemui Bapak/Ibu?” atau “saya perlu konsultasi skripsi, mohon arahan Bapak/Ibu, kapan kiranya saya bisa menghadap Bapak/Ibu?”

  1. Penutup

Akhiri dengan ucapan terima kasih atau salam.

 

 

Contoh sms yang benar

“Assalamu’alaikum Bapak. Mohon maaf sebelumnya. Nama saya Uci, mahasiswa Pendidikan Bhasa Inggris Angkatan 2016, saya adalah mahasiswa bimbingan Bapak. Saya perlu konsultasi skripsi dengan Bapak. Kapan kiranya saya bisa menemui Bapak? Terima kasih”

 

Nah, sekarang sudah gak bingung lagi kan mengetik sms untuk menghubungi dosennya. Semoga informasi ini bermanfaat.

Sumber : Tata krama dikutip dari prodi pendidikan bahasa Inggris

Comments

comments

Tentang Penulis

Aster W. Sriwidarti

An English study program student

%d blogger menyukai ini: