Info Event Media Partner

Yaku Mosikola 2017 Satu Hati Untuk Pendidikan

Ditulis Oleh Retno Budiasih

Sekitar 135 Siswa-siswi SD telah mengikuti kegiatan “Yaku Mosikola 2017” dengan tema “Satu Hati Untuk Pendidikan” yang diprakarsai oleh komunitas MOSIKOLA. Rangkaian dari kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari berbeda dan di tempat berbeda, yakni pada tanggal 18 April 2017 di SDN 1 Kalora dan tanggal 20 April 2017 di SD 1 Inpres Salena Kecil dengan masing-masing jumlah siswa kurang lebih 120 dan 35 siswa-siswi SD tersebut.

Dalam kegiatan ini agenda yang dilakukan dibuat sangat menarik dan mengedukasi sehingga komunitas Mosikola mendapatkan antusias yang sangat baik dari para siswa-siswi SD tersebut. Beberapa agenda tersebut berupa kelas-kelas kreatif diantaranya adalah, kelas beraksi, kelas dongeng, kelas impian, dan kelas sehat.

Pada kelas beraksi para siswa akan diaak untk berekspesi melalui media gambar dan mewarnai yang sketsanya sudah disipakan oleh teman-teman mosikola. Sementara di kelas dongeng siswa-siswi sd akan diaak mendengarkan cerita tentang budi pekerti dasar, dan mereka memilih menyampaikannya melalui dongeng, karena dongeng merupakan media penyampaian yang baik tanpa rsa menggurui pada anak-anak (Rona Mentari). Kemudian setelah mereka mendengarkan kelas dongeng, di kelas impian adik-adik akan di aak untuk melampaui galaksi impian mereka, bercita-cita lebih tinggi dan menuliskannya pada media sederhana sebagai pengingat bersama. Nah Terakhir di kelas sehat, adik-adik akan diaak untuk mengenal kesehatan diri secara mendasar, mulai dari membiasakan diri potong kuku, olahraga dan biasa mencuci tangan menggunakan sabun, setelah itu dilakukan gerakan sarapan dan minum susu. Beberapa kelas yang dilakukan secra kreati ini diharapkan dapat menguji daya nalar adik-adik disana mengenai hal-hal sederhana yang dapat menjadi luar biasa.

kebersamaan para volunteer mosikola bersama para siswa

Jika sebelumnya beberapa kegiatan MOSIKOLA selalu dilaksanakan di desa Amal yang merupakan desa Binaan mereka, maka kali ini mereka memilih untuk melakukan kegiatan di tempat lain yang masih berada di lingkup kota palu, sehingga di daptkan dua tempat yang menurut mereka tepat untuk dilakukan disana. Pada kegiatan ini sponsor utama yang berperan penting adalah HONDA dan Yayasan Hasanah Titik BNI Syariah yang saat ini konsen di bidang pendidikan. Inti dari kegiatan ini adalah untuk mengenalkan maskot kedua dari MOSIKOLA yakni “Siko” hal ini juga yang menjadi dasar mengapa MOSIKOLA melakukan kegiatan di tempat baru.

Sementara itu menurut sumber dari anggota komunitas MOSIKOLA agenda lounching maskot, masih akan berlanjut dengan agenda besarnya di sertai dengan aksi penggalangan buku yang nantinya akan diadakan perpustakaan keliling, namun inipun masih rencana besar dari rangkaian pengenalan maskot MOSIKOLA.

“Nah, Harapan dari dilaksanakannya kegiatan ini selain agar maskot mereka bisa di kenal lebih luas adalah agar MOSIKOLA bisa memberikan manafat lebih besar untuk pendidikan khususnya pendidikan di Sulaesi tengah” ungkap Fitri yang merupakan tim Komunitas MOSIKOLA yang bergerak di bagian HUMAS.

Tentang Penulis

Retno Budiasih

Perempuan yang sedang belajar memahami arti penerimaan, belajar memaknai segala sesuatu dari sudut pandang berbeda, penulis yang belajar dari tulisannya ^^. CEO Project Langit 2017 & Dedikasi tertinggi untuk Kebaikan.
Blogretnobudiasih.tumblr.com