DIES NATALIS HIMABIO Ke-22 Membentuk Kekeluargaan Dengan Kesederhanaan

DIES NATALIS HIMABIO Ke-22
Membentuk Kekeluargaan Dengan Kesederhanaan

Tepat pada hari kamis (19/9), FKIP Prodi Pendidikan Biologi menggelar acara Dies Natalis HIMABIO yang ke -22. Dengan mengangkat tema “ Melalui Dies Natalis Himabio ke-22 Kita Jalin Silaturahmi Untuk Mempererat Kekeluargaan”. Kegiatan ini di gelar pada malam hari pukul 08.30 di sekretariat HImabio. Persiapan yang cukup matang terlihat dari rangkaian acara demi acara, ketika kesederhanaan menjadi hal yang paling ditonjolkan dalam hal ini.
Sebelum melaksanakan agenda besar yang menjadi hari jadi HIMPUNAN MAHASISWA BIOLOGI (HIMABIO) ini, terlebih dahulu dilaksanakan pra Dies Natalis yang di mulai sejak tanggal 15 september 2013. Agenda besar ini diawali dengan Long March Bersih, dimana seluruh mahasiswa Biologi FKIP UNTAD, serentak berjalan kaki dengan garis start sekret HIMABIO menuju Bukit Vatutela, sepanjang perjalanan yang dilalui inilah masing-masing mahasiswa membawa kantongan plastik dan memungut sampah-sampah yang berada di depan mereka. Hal ini tentunya menjadi teladan yang baik untuk menciptakan lingkungan tadulako yang sehat dan bersih.
Di lanjutkan dengan Upacara Bendera dengan mengibarkan Sang merah putih, kemudian dilanjutkan dengan penancapan bendera HIMABIO di bukit vatutela sebagai tanda berdirinya HIMABIO UNTAD. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempererat silaturahmi semua anggota HIMABIO baik yang masih menjadi pengurus maupun yang telah alumni dari kepengurusan.
Malam puncak Dies Natalis Himabio berlangsung dengan hikmat, kehadiran para alumni semakin menambah suasana kekeluargaan yang menjadi tujuan utama kegiatan ini di gelar. Ketua Himpunan Himabio Joko Purwanto dalam sambutannya menyampaikan “ Dengan dilaksanakannya Dies Natalis HIMABIO yang ke – 22 ini semoga, HIMABIO dapat menjadi wadah bagi seluruh mahasiswa biologi dan dapat terus exis di dunia kampus untad khususnya di FKIP”. Semangat untuk menunjukkan eksistensi HIMABIO semakin terasa ketika Dosen Pembina HIMABIO yaitu Drs. Muchlis Djirima M.Pd. memberikan sekapur sirihnya, beliau mengungkapkan “ Mahasiswa itu sebagai seorang pengelana yang sedang berjalan di padang pasir mencari sebutir mutiara , dan jika mutiara tersebut tidak ditemukan di padang pasir . Makai a akan mencarinya di pinggir pantai, sekurang-sekurangnya jika ia haus, dia dapat meminum air laut tersebut. Itulah sekelumit filsafat tentang mencari ilmu pengetahuan serta itulah ciri seorang individu yang haus akan ilmu pengetahuan”.
Ditemui awak media tadulako ketua panitia Dies Natalis Muhammad Syarif angkatan 2012, menjelaskan kegiatan ini juga di isi dengan pemberian hadiah untuk himpunan Himabio dari setiap angkatan untuk kepentingan sekretariat. “Semoga dengan ini HIMABIO bisa bertahan hingga selamanya, setiap kegiatan ini menjadi rutin setiap tahun” tutupnya.Hsd


Diterbitkan

dalam

oleh

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *