HMKM Goes To School

Ket: Foto bersama seluruh panitia HMKM Goes to School

‘’Sehat itu nggak jadul, so move on for Healthy’’ itulah tema dari kegiatan Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (HMKM) Goes to School kali ini, yang diadakan di SMA Negeri 6 Palu pada hari sabtu (5/10). Sebelumnya, HMKM telah mendatangi beberapa sekolah, diantaranya adalah SMA Negeri 9 Pantoloan dan SMA Negeri 1 Sirenja.

Melihat realitas yang ada saat ini, bahwa anak-anak maupun remaja Indonesia khususnya pelajar banyak melakukan hal-hal yang negatif dengan mengkonsumsi berbagai obat-obatan terlarang. Dimana, hal itu dapat merusak kesehatan dan juga merebut masa depan mereka sebagai calon penerus bangsa. Olehnya itu, dengan adanya kegiatan ini diharapkan agar bisa mengingatkan dan juga menyadarkan para pelajar, khususnya kota palu untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat seperti itu.

Ria, selaku ketua HMKM menjelaskan ‘’Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dari pengabdian kami kepada masyarakat. Sebagai mahasiswa, kami merasa punya tanggungjawab moril untuk bisa berbagi ilmu kepada masyarakat yang dalam hal ini adalah siswa-siswi, tentang HIV Aids, Napza, Rokok dan seks bebas, dimana prelevansi tertingginya berada pada usia sekolah menengah ke atas’’ tuturnya.

‘’Konsep kegiatan ini berupa materi yang diselingi dengan diskusi dan juga kabaret. Dengan adanya kabaret, kami ingin menyampaikan pesan lewat seni. Kabaret itu menggambarkan tentang bagaimana potret remaja masa kini dengan memperlihatkan efek ataupun dampak negatif dari penggunaan Napsa, Narkoba dan juga seks bebas, yang diperankan oleh 9 orang mahasiswa’’ ujar ketua panitia, Muhammad Fachrin saat ditemui di sela-sela kesibukannya.

Antusiasme para siswa SMAN 6 Palu untuk mengikuti kegiatan tersebut sangat tinggi. Hal itu dibuktikan dengan hadirnya puluhan siswa-siswi yang berkumpul di lapangan untuk menyaksikan dan mengambil makna dari kabaret yang mereka tampilkan.

Guna memeriahkan HMKM Goes to School, mereka juga memberikan doorprize kepada para siswa-siswi tersebut.

Mahasiswa angkatan 2011 itu mengatakan ‘’Dengan tertanamnya ilmu pengetahuan dan mengubah pola pikir siswa-siswi itu, mereka tidak lagi mau mencoba-coba untuk melakukan hal-hal yang negatif’’ tutup Fachrin. (Ly)


Diterbitkan

dalam

oleh

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *