Menu

Mode Gelap
Gara-Gara Tawuran, Kapolresta Palu Sebut Pegelaran Futsal Dan Bola Kaki Mahasiswa Untad Ditiadakan Dulu Gerak Cepat! Polresta Palu Amankan 2 Oknum Mahasiswa Bawa Sajam Tawuran Di Untad Dipicu Perselisihan Olahraga, Mahasiswa 2 Fakultas Di Untad Tawuran Viral! Video Aksi Sejumlah Senior Menganiaya Mahasiswa Baru Di Unismuh Makassar Duh! Mendikbud Nadiem Makarim Bakal Lakukan Rekrutmen Guru lewat Marketplace

Karya & Prestasi · 3 Jun 2017 00:21 WIB ·

YLCCC UNESCO 2017, Pemuda Kota Palu Raih Penghargaan di Bidang Perubahan Iklim


 YLCCC UNESCO 2017, Pemuda Kota Palu Raih Penghargaan di Bidang Perubahan Iklim Perbesar

Sebanyak 5 pemuda Kota Palu mendapatkan penghargaan dalam ajang Youth Leadership Camp for Climate Change 2017 yang diselenggarakan oleh UNESCO, UN CC: Learn, The Climate Reality Project Indonesia, dan Youth for Climate Change Indonesia. Penghargaan yang diperoleh terdiri dari Team of The Year, The Best Peer Education Team, dan The Most Favorited E-Poster. Kelima pemuda tersebut adalah Sukma Impian Riverningtyas (Universitas Gadjah Mada), Ahmad Ma’ruf (Universitas Tadulako), Intan Rukmana (Universitas Tadulako), Reny Septiani (Universitas Tadulako), dan Abizar Ghiffary (STMIK ADHI GUNA) yang tergabung dalam nama tim Buya Sabe. Upacara pemberian penghargaan dilakukan pada 25 Mei 2017 di Medan, Sumatera Utara.

Tim Buya Sabe telah mengikuti camp yang berlangsung pada 24-26 Februari 2017 lalu di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan dan terus berlangsung hingga tiga bulan pasca-camp yang diisi dengan aksi peduli perubahan iklim. Penghargaan diberikan kepada Tim Buya Sabe karena berhasil melakukan kontribusi yang terbaik selama pra-camp, saat camp, dan pasca-camp. Tim Buya telah berhasil memberikan dedikasi terbaik melalui pelaksanaan peer education forum, kampanye perubahan iklim melalui poster, video interaktif, dan diskusi bersama banyak anak muda kota Palu lainnya.

Tim Buya Sabe membawa misi perlindungan lingkungan khususnya di kawasan pesisir Kota Palu dan Taman Nasional Lore Lindu. Masyarakat perlu memerhatikan kebiasaan ramah lingkungan untuk mengurangi emisi karbon di udara. Kebiasaan itu antara lain adalah penggunaan tas belanja non-plastik, penggunaan botol air minum (tumbler) agar dapat digunakan berkali-kali, serta perilaku hemat energi dalam kehidupan sehari-hari.

Selain penghargaan tim, salah satu anggota Tim Buya Sabe berhasil menjadi The Best Delegate of The Camp. Penghargaan ini diberikan kepada Sukma Impian Riverningtyas setelah melalui penilaian individu yang terdiri dari tahap penilaian keaktifan dalam tim, penulisan essai, dan interview. Atas penghargaan ini, Sukma berhak menjadi delegasi Indonesia pada The Tribal Climate Camp yang akan diselenggarakan di Seattle, Washington, AS, pada akhir 2017 mendatang.

 

Tim Buya Sabe, Perwakilan Kota Palu, Taken by Iwan

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Viral!! Ditolak Kampus Negeri Pemuda Ciamis Kini Jadi Presiden BEM Columbia University, Yuk Intip Kisahnya!!

6 Maret 2023 - 21:34 WIB

Annisa Salah Satu Perwakilan Indonesia Dalam Pertemuan (APMCDRR)

25 Oktober 2022 - 22:28 WIB

Cerita Gerhard; Si Penerima Beasiswa LPDP asal Universitas Tadulako

6 Agustus 2021 - 15:57 WIB

Ainunnisa: “Hijab Bukan Halangan Untuk Berprestasi!”

17 April 2021 - 11:47 WIB

Prestasi anak UNTAD – ciptakan alat peraga deteksi bencana

20 Maret 2021 - 14:39 WIB

UNTAD Kembali Meraih Juara 1 Tingkat Nasional Dalam Lomba Desain Instalasi Gedung

15 Desember 2020 - 13:12 WIB

Trending di Karya & Prestasi