Jika kamu seorang mahasiswa pasti kenal dengan kata “kos-kosan”. Sebuah bangunan sederhana yang cukup bisa melindungimu dari terik matahari dan hujan. Dan tentunya yang menjadi ciri khasnya adalah ada Bapak atau Ibu kosan yang siap menagihmu setiap bulan hehe.

Oh iya, tahu gak sih, ternyata ada banyak karakteristik dari berbagai kos-kosan loh. Dan kali ini redaksi anakUntad.com akan membahas tipe-tipe rumah kost-kostan. Kira-kira ada apa aja yah ? Diantara tipe kos-kosan ini kamu lebih cocok yang mana ? Penasaran ? Silahkan disimak 🙂

1. Kos Khusus

Kos khusus bukan berarti penghuninya adalah para tamu VIP yah, tapi khusus dalam artian pemiliknya menetapkan penghuninya melalui sebuah faktor tertentu. Biasanya nih kebanyakan berdasarkan gender. Tujuannya untuk menghindari hal hal yang tidak dinginkan. Seperti kata Bang Napi tuh “Kejahatan ada bukan hanya karna terdapat niat melainkan adanya kesempatan”. Jangan-jangan pemilik kosnya Bang Napi lagi haha becanda 🙂

2. Kos-kosan yang banyak aturan

Terlalu Banyak Aturan

Pada dasarnya kos model ini bagus. Namun, aturan yang ada kadang membuat mahasiswa tidak nyaman. Misalnya, aturan yang mengharuskan pulang jam 10 malam, jika lewat pintu gerbang akan ditutup. Tentunya sebagai seorang mahasiswa dengan setumpuk tugas kampus dan organisasi aturan ini cukup menyulitkan. Karena tak jarang ada mahasiswa yang bahkan pulang larut malam untuk menyelesaikan laporan atau tugas kelompok. Nah kalau udah kayak gini, jadinya lebih banyak tidur diluar daripada dikosan sendiri. Tapi sih, kosan seperti ini kadang jauh lebih aman dari kosan yang tanpa aturan. Jadi, jalan tengahnya “baku atur bae” saja dengan Bapak/Ibu kosan. Misal sampaikan ke pemilik kosan untuk tidak mengunci kos sampai jam tertentu atau minta izin menggandakan kunci pagar agar tak merepotkan pemilik kos untuk membuka pagar saat sudah larut malam.

3. Kos Bersama

Kos bersama atau biasa juga disebut kontrakan. Biasanya ada 2 atau 3 kamar didalamnya. Dapat ditempati sekitar 4 atau 6 orang sekaligus. Karena namanya kos bersama otomatis bayar listrik, air, kosanpun sama-sama. Jadi , lebih hemat. Hanya saja, jika kamu memilih tinggal dikos tipe seperti ini, maka kamu harus siap dengan berbagai karakteristik orang-orang didalamnya. Ada yang suka suasana tenang, ada yang suka ramai, ada yang suka bersih, ada yang suka berantakin. Jadi yah, kalau emang mau tinggal dikosan seperti ini, mending kamu ajak teman-temanmu yang udah saling tahu satu sama lain. Biar nantinya gak susah menyesuaikan yah.

4. Kost-kostan ” Ibu Galak”

Ibu Kos Galak (via mamikos.com)

Kebayang ga sih kalo ngekost tapi pemiliknya galak banget.Nah inilah yang dirasakan sebagian anak kos.Ibu kost ini galak pada saat tertentu, misalnya kamu telat membayar kos atau kamu memerlukan sesuatu yang harus mengeluarkan biaya dari sang pemilik makan siap siap kamu akan mendapat hadiah omelan.  Kalo kamu kuat menghadapi ibu kost yang super galak sih no problem tapi kalo ga mampu siap siap pindah deh!

5. Kost-kostan warna

Kos Warna Warni

Pemilik kost-kostan ini menganut paham efektivitas. Dimana sang pemilik tidak harus repot-repot menamakan tempat kostnya hanya melalui cat pada kost tersebut . biasanya kostan ini bernaman kostan putih, kostan biru dsb

Terlepas dari semua hal dari banyaknya suka dan duka, tawa dan tangis menjadi anak kost namun kamu harus tetap menikmatinya kawan karna ada mengatakan No Pain No Gain artinya bersakit sakit dahulu bersenang senang kemudian

 

AnakUntad.com adalah media warga. Setiap warga kampus Untad bebas menulis dan menerbitkan tulisannya. Tanggung jawab tulisan menjadi tanggung jawab penulisnya

Tentang Penulis

Yosua Aditya