Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Tips & Trick

Tips Survive saat Cuaca Panas

Ditulis Oleh Aqshal

Sebagai salah satu kota yang terletak di garis khatulistiwa, Cuaca di kota Palu tentu nggak diragukan lagi panasnya. Bahkan taukah kalian guys, beberapa waktu lalu suhu udara di kota Palu menempati urutan paling atas suhu terpanas seluruh Indonesia! dengan tingkat suhu 36.4 C (Data : @BMKG_Palu). Suhu tersebut sudah cukup membuat kita bisa jadi ikan asin dalam sekejap jika keluar rumah tanpa menggunakan jaket ataupun sunblock. Apalagi bagi kita yang punya jadwal kegiatan seperti bekerja, kuliah, atau kegiatan lainnya pada siang hari. Matahari kayak udah beranak-pinak diatas kepala kita. Udah gak perlu lagi deh yang namanya kompor, karena sepertinya panas aspal jalan udah bisa dipake buat goreng telur dadar.

Tak jarang, cuaca panas juga dapat menimbulkan beberapa gangguan pada tubuh kita seperti dehidrasi, kulit terbakar, kulit kering, dan mudah lelah karena cairan tubuh berupa keringat terus keluar dalam jumlah banyak.

Nah bagaimana sih cara agar kita tetap bisa survive dalam keadaan cuaca yang panas menyengat? Simak beberapa tips berikut!

  1. Memilih pakaian yang tepat

Apa yang kita pakai saat cuaca panas sangat menentukan nasib tubuh kita. Tentunya diantara kita gak ada yang pengen jadi ikan asin instan cuman gara-gara pakaian kita kan? Jika diluar rumah yang kondisinya kamu terpapar sinar matahari langsung, sebaiknya pakailah yang menutupi seluruh tubuh kamu, seperti jaket, celana panjang, dan topi demi menghindari kulit terbakar. Dan jika berada dalam ruangan, pakailah sesuatu yang tetap membuat kita terasa sejuk, seperti kaos, celana pendek, ataupun bahan lain yang nggak menimbulkan hawa panas. Dan jangan terbalik! memakai kaos tipis diluar rumah akan membuatmu menjadi ikan asin instan dan memakai jaket tebal dalam ruangan akan membuatmu basah karena keringat seperti baru habis mandi.

  1. Makan dan minum sesuai kebutuhan tubuh

Cuaca panas menyebabkan keringat keluar lebih banyak dari biasanya, dan membuat cairan tubuh kita berkurang dan parahnya bisa sampai dehidrasi. Saat cuaca panas, sebaiknya minumlah air mineral sebanyak-banyaknya untuk mengisi kembali cairan tubuh dan buah-buahan segar agar tubuh tetap sejuk.

  1. Menghindari sinar matahari langsung

Hindari melakukan aktivitas dibawah sinar matahari langsung guys. Kalau seandainya aktivitas kamu lebih banyak diluar ruangan yang terpapar sinar matahari langsung, sebaiknya menggunakan proteksi seperti sunblock agar tetap terhindar dari efek sinar matahari langsung. Namun bukan berarti kalian bisa tetap terus-terusan berada di bawah sinar matahari sepanjang waktu. Tetap cari tempat teduh untuk menyejukkan tubuh kalian. Ingat, kelamaan dibawah sinar matahari bisa memicu kulit terbakar dan bahkan kanker kulit. Skincare mahal-mahal ga ada gunanya kalo kalian membiarkan kulit kalian gosong. Rugi dong~

  1. Mengurangi aktivitas berlebih

Semakin tubuh bergerak, cairan tubuh semakin berkurang. Apalagi jika aktivitas yang dilakukan cukup berat, seperti jogging, angkat beban, angkat beban hidup (eh). Untuk itu sebaiknya kurangi aktivitas berat dan nggak penting saat cuaca panas untuk menghindari tubuh lebih cepat lelah.

  1. Jaga tubuh tetap sejuk

Alternatif lain dapat digunakan saat cuaca panas untuk menyejukkan tubuh seperti kipas angin dan AC. Jika kamu sedang berada di luar ruangan, carilah pepohonan yang teduh. Atau bisa juga kalau kamu berada di supermarket, pergilah ke bagian minuman atau makanan dingin. Soalnya suhunya lebih sejuk. Tapi jangan sering-sering ya, ga malu apa diliatin CCTV? Dan jangan lakukan ini di kulkas rumah kalian, nanti sayuran didalamnya nggak bakalan segar lagi.

 

Oke itu dia guys beberapa tips yang bisa kalian lakukan untuk survive saat cuaca panas. Semoga bermanfaat bagi kita semua yang tinggal di kota Palu yang kadang panasnya gak masuk akal hehe.

 

AnakUntad.com adalah media warga. Setiap warga kampus Untad bebas menulis dan menerbitkan tulisannya. Tanggung jawab tulisan menjadi tanggung jawab penulisnya

Tentang Penulis

Aqshal

mageran 24/7