Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Berita Terkini

HMI Meredusir Paham Khilafah Di kota Palu

Ditulis Oleh Muhammad Yusuf Suni

HMI Meredusir Paham Khilafah Di Kota Palu

Jumat, 26 Juli 2019, HMI atau Himpunan Mahasiswa Islam mengadakan Focus group discussion untuk mewaspadai bangkitnya pemahaman Khalifah tersebut. Focus group discussion nama ini di ambil karena semua yang hadir sebagai pembicara. Adapun yang hadir dalam kegiatan ini di antara lain dari Cipayung seperti GMKI, KMHDI dan PMKRI dan juga ketua-ketua BEM Untad hingga Ketua BEM STIE.

Hibuz Tharir dalam pengertiannya adalah organisasi politik Pan-Islamis, yang menganggap “Ideologinya sebagai Ideologi Islam” yang tujuannya membentuk “Khilafah Islam” atau negara Islam.

Dalam hal ini pemerintah Pada tanggal 19 Juli 2017 pemerintah Indonesia melalui Kementerian Hukum dan HAM secara resmi mencabut status badan hukum ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor AHU-30.AH.01.08 tahun 2017 tentang pencabutan Keputusan Menteri Hukum dan HAM nomor AHU-0028.60.10.2014 tentang pengesahan pendirian badan hukum perkumpulan HTI.

Pencabutan tersebut dilakukan sebagai tindaklanjut Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 yang mengubah UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

Adapun pembicara yang hadir dalam kegiatan ini antara lain Prof. Zainal Abidin sebagai ketua MUI kota Palu, Dr. Rahmad Bakri sebagai ketua Pusbang Depsa Untad dan Bang Iwan selaku kepala bagian Ormas di esbangpol.

menurut ketua Umum HMI cabang Palu Karimu Hamid “Seminar atau focus group discussion ini diadakan karena keresahan yang belum selesai persoalan ideologi yang ingin membubarkan Ideologi bangsa” Ungkap Karimul Hamid.”seharusnya pemuda hari ini berfikir bagaimana menerapkan Pancasila bukan mencari penggantinya”. Tambahnya.

Setelah kegiatan ini HMI bersama teman-teman dari Cipayung yang dipelopori oleh HMI akan mengadakan diskusi di kampus-kampus yang tadinya membahas kapitalisme dan Marxisme menjadi kajian mendalami Pancasila.

Tindakan selanjutnya apabila Ideologi atau gerakan ini masih masif HMI akan membentuk yang namanya Baret Hijau Hitam.

Baca juga : http://anakuntad.com/2019/05/mahasiswa-kota-palu-unjuk-rasa-berujung-bentrok-dengan-kepolisian

Pesan atau harapan ketua HMI cabang Palu kepada pemuda “Hari ini teman-teman kita pemuda atau mahasiswa sama-sama berfikir bagaimana kita bergerak mengembangkan dan mengilhami Pancasila“. Tutup Karimul Hamid.

Tentang Penulis

Muhammad Yusuf Suni

I am a student of economics at Tadulako University and i have fallen in love with science.