Begini Etika Berkomunikasi Via Chat dengan Dosen

Halo teman-teman mahasiswa, Bagaimana nih kuliahnya? Semoga tetap lancar dan selalu semangat!

Kuliah dimasa normal aja pasti harus selalu ngecek ponsel untuk lihat notifikasi dari dosen. Apalagi masa pandemi gini yah, pasti agak sedikit ribet dibanding kuliah normal. Pasti semua harus serba online. Mulai dari pengumpulan tugas, informasi perkuliahan dan lain sebagainya yang menyangkut sistem perkuliahan.  Tidak terkecuali, berkomunkasi dengan dosen secara online.

Setiap mahasiswa pasti pernah menghubungi dosen lewat aplikasi whatsaap. Yah, aplikasi satu ini sering di gunakan semua kalangan untuk berkomunikasi. Baik itu berupa pesan teks, suara ataupun video.  Selain berupa pesan,  whatsapp atau sering orang-orang singkat dengan panggilan WA ini juga mempunyai fitur seperti panggilan suara ataupun panggilan video serta fitur-fitur unggul lainya.

Dengan adanya WA chat, memudahkan orang-orang saling bertukar pesan ataupun melakukan panggilan telefon tidak terkecuali antara mahasiswa dan dosen. Namun, ada etika-etika tersendiri untuk mahasiswa dalam berkomunikasi via WA dengan dosen. Tetapi hal ini malah di anggap sepele oleh banyak mahasiswa, apalagi buat yang baru pertama kali chat dosen.

Apa saja sih…..? Mari simak baik-baik!!

  • Hari Dan Waktu

Hari Dan Waktu

Setiap dosen pasti mempunyai karakter berbeda-beda dalam berkomunikasi dengan mahasiswanya. Namun, bukan berarti mahasiswa asal-asalan dalam menghubungi dosen tanpa memperhatikan hari dan terutama waktu-waktu dalam menghubungi dosen via online.

Seperti halnya mahasiswa, dosen juga mepunyai hari libur. Jadi, disarankan untuk tidak menghubungi dosen di hari liburnya, kecuali kamu sudah dikonfirmasi dosen sebelum hari tersebut untuk menghubunginya di hari liburnya, atau ada hal yang benar-benar mendesak di hari tersebut.

Beberapa mahasiswa melakukan kesalahan dalam waktu menghubungi dosen. Waktu paling terbaik mengirim pesan pada dosen di waktu pagi sampai sore hari. Jadi, tidak disarankan menghubungi dosen di waktu tengah malam. Biasanya beberapa dosen sudah menentukan jam untuk menghubunginya.

Mayoritas dosen sudah tidak menginginkan notif whatsapp dari mahasiswanya di atas jam 11 malam. Jadi kamu harus selesaikan pertanyaan, mengirimkan tugas atau nge-chat ke dosen lewat Whatsapp sebelum jam 11 malam yah.

  • Memulai Chat Dengan Salam

Memulai Chat

Seperti halnya, jika bertatap muka dengan dosen atau kamu berpapasan sekedar lewat di depan dosen pasti yang harus dilakukan mahasiswa adalah menegur sapa dengan salam. Tidak lain, yaitu sebagai tanda sopan dan menghormati dosen, dan hal ini menjadi nilai plus loh dimata dosen.

Begitupula, ketika nge-chat dosen lewat whatsapp. Hal wajib yang harus dilakukan ketika nge-chat dosen yaitu memulai dengan ucapan salam.

Nah, Untuk kamu yang sering nge-chat teman kamu dengan kata “P” doang untuk memulai chat.  Jangan hal ini kamu lakukan untuk nge-chat dosen. Biasakan jika memulai sebuah chat di awali dengan salam pembuka dan diikuti ucapan maaf.

“Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, pak/ibu”.

Atau sesuaikan dengan waktu kamu nge-chat dosen seperti “selamat siang, pak/ibu”.  Diikuti kalimat “maaf mengganggu waktunya”.

Ini Kriteria Dosen Impian Versi Mahasiswa Untad

  • Identitas Lengkap

Identitas Lengkap

Hal ini termasuk penting tapi sering diabaikan mahasiswa karena terkesan terburu-buru dan kurang memperhatikan teks. Menyebutkan nama saja itu terkesan kurang dalam hal penyampaian identitas. Karena identitas kamu yang harus lebih dulu dosen ketahui sebelum pesan yang ingin disampaikan. Karena perlu dingat, dosen mengajar ratusan bahkan ribuan mahasiswa. Jadi, perbaiki identitas yang jelas dengan menyebutkan nama lengkap, jurusan, angkatan, kelas dan matakuliah.

Saya atas nama Moh Fahri, NIM E28119205. fakultas pertanian prodi agroteknologi angkatan 19 kelas G ruang B01 mengambil matakuliah bahasa indonesia di perkuliahannya ibu. disini saya mau mengkonfirmasikan tentang…..

  • Kata Dan Tanda Baca

tanda seru

Buat kamu yang sudah terbiasa ngechat seseorang menggunakan kata yang sukar dipahami seperti bertele-tele atau yang kurang berkenan di baca serta tidak lumrah untuk dikatakan. Maka, jangan chat dosen dengan tata kata seperti itu. Cukup dengan maksud dan tujuan yang jelas dan tatanan kalimat yang tidak membuat dosen tersinggung.

Adapun untuk tanda baca yang tidak lazim untuk ngechat dosen yaitu pengunaan tanda seru diakhir kalimat. Tanda baca ini sering sekali mahasiswa gunakan untuk mengakhiri kalimat dalam mengirimkan chat ke dosen. Tanda seru dapat membuat dosen tersinggung karena terkesan memerintah. Nah sebaikanya, jangan gunakan tanda seru yah ketika chat dosen.

  • Penggunaan Emotikon

Emotikon

Seperti yang kita ketahui bahwa emotikon itu sebuah simbol untuk mengungkapkan ekpresi atau perasaan dalam bentuk tulisan. Hal ini termasuk sepele dalam sebuah chat karena pengirim ingin menggambarkan perasaan ketika mengirimkan chat ke penerima. Tapi tidak diperkenankan untuk chat mahasiswa ke dosen. Apalagi pesan yang kamu sampaikan bersifat formal. Karena, terkesan lebay jika harus di kirimkan ke dosen dan kemungkinan dapat membuat dosen tersinggung ketika emoji kamu tidak sesuai dengan isi teks. jadi, sebaiknya tidak perlu menggunakan emotikon.

  • Spam Chat

spam chat

Dosen pastinya mempunyai banyak kesibukan dan pekerjaan yang harus dilakukan setiap harinya. Entah itu urusan pribadi atau berkaitan dengan profesinya sebagai tenaga pendidik di universitas. Jadi, apabila kamu sudah mengirimkan chat ke dosen sebaiknya jangan mengirimkan teks yang sama secara berulang atau spam agar mendapatkan balasan secara cepat.

Apalagi setelah itu kamu tiba-tiba langsung menelfon dosen. Sebaiknya, tunggu saja sampai dibalas. Mungkin pas kamu mengirimkan chat berpapasan dengan dosen lagi sibuk-sibuknya. Kecuali jika chat kamu sudah tidak terbalas selama 24 jam, barulah kamu nge-chat dosen kembali dengan kata-kata tidak menyinggung dan tatanan kata yang baik.

  • Akhiri Chat Dengan Terima Kasih

akhiri chat

Apapun pertanyaan yang kamu ajukan dalam berkomunikasi via wa dengan dosen pastikan kamu akhiri dengan ucapan terima kasih. Begitupula, jika kamu telah mendapatkan jawaban atau informasi yang kamu butuhkan dan mengakhiri percakapan yang sedang berlanngsung. Ucapan terima kasih sebagai bentuk hormat kamu kepada dosen yang telah meluangkan waktunya untuk merespon chatmu.

“Terima kasih pak/ibu sebelumnya atas respon dan waktunya…..”

Nah itu beberapa etika ketika chat dosen lewat whatsapp. Jangan sampai kamu sepelehkan, akan berdampak buruk terhadap penilaian dosen ke kamu. Terutama dalam hal sikap dan berujung pengurangan nilai matakuliahmu.

KAMU CALON MAHASISWA BARU? Ini Dia 10 Istilah Kampus Wajib Kamu Ketahui

 

AnakUntad.com adalah media warga. Setiap warga kampus Untad bebas menulis dan menerbitkan tulisannya. Tanggung jawab tulisan menjadi tanggung jawab penulisnya.


Diterbitkan

dalam

oleh

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *