Menu

Mode Gelap
Gara-Gara Tawuran, Kapolresta Palu Sebut Pegelaran Futsal Dan Bola Kaki Mahasiswa Untad Ditiadakan Dulu Gerak Cepat! Polresta Palu Amankan 2 Oknum Mahasiswa Bawa Sajam Tawuran Di Untad Dipicu Perselisihan Olahraga, Mahasiswa 2 Fakultas Di Untad Tawuran Viral! Video Aksi Sejumlah Senior Menganiaya Mahasiswa Baru Di Unismuh Makassar Duh! Mendikbud Nadiem Makarim Bakal Lakukan Rekrutmen Guru lewat Marketplace

Puisi · 19 Jan 2018 16:32 WIB ·

Akulah Rembulan (Puisi)


 Akulah Rembulan (Puisi) Perbesar

Waktunya aku menjadi rembulan

Saat harimu makin gelap

Rembulan hadir memberi semua cahayanya padamu

Berusaha tetap menyinarimu dengan segenap dayaku

Meskipun memang, remang

Hingga musuh rembulan datang

Suara ayam jantan melengking

Bagaikan genderang

Membangunkan yang benderang

Tiba masa mentari terbit

Kaupun bertemu mentari

Maka tiba waktunya rembulan dilupakan dan menarik diri

Kulihat dirimu sangat menawan dan gembira bersama mentari

Kaupun berharap tak ada lagi malam yang gelap.

Pesan untuk bumi (maupun penghuni) yang selesai membaca sajak tadi

“Jangan membuat bulanmu merasa sia-sia, mungkin matahari lebih sanggup menghidupimu. Namun saat kau gelap dan bersedih, menengoklah ke atas! Disana ada bulan yang selalu siap untuk meneduhkan. Karena jika kau mencoba menatap matahari, dia berada di ujung pandanganmu.”

 

AnakUntad.com adalah media warga. Setiap warga kampus Untad bebas menulis dan menerbitkan tulisannya. Tanggung jawab tulisan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Musafir : Pejalan Ingatan

29 Maret 2021 - 17:08 WIB

Puisi: Sisa Tahun Ini

1 Desember 2020 - 07:40 WIB

Tiga puisi untuk siapapun

31 Oktober 2020 - 17:07 WIB

Ramadhan Bersejarah

22 Mei 2020 - 14:02 WIB

Puisi : Mahasiswa Sekarang Bisa Apa?

13 Desember 2019 - 12:47 WIB

Puisi: Selamat Hari Guru

25 November 2019 - 16:08 WIB

Trending di Puisi