Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Tahukah Kamu

TIDAK LULUS TEPAT WAKTU BUKAN BERARTI MALAS! Ini Alasan Mahasiswa Kelebihan Semester

Ditulis Oleh Nurhakiki B

Nggak terasa ya udah masuk semeseter 8++ (wkwkwk biar lebih enak bacanya).

Orang tua di kampung sudah pada nanya kapan selesai, kamu udah kelebihan semester nih? Apakah semester depan harus bayar UKT lagi?! Terus kalau orang tua sudah menanyakan hal itu, apa yg mesti kita jawab gaes? Tambah bingung toh jadinya. Tambah merasa jadi beban keluarga lagi yah payah!

Eitsss… Jangan sering kali berpikiran begitu yaa sama diri sendiri, siapa lagi yg akan men-support diri kalau bukan kita sendiri? Kala yg lain udah pada sibuk dgn dirinya sendiri juga. Siapa sih yg nggak mau lulus tepat waktu?? Bahkan jika perlu CUMLAUDE dah!! Dari itu, nih mau kasi paham buat orang2 yg beranggapan bahwa mahasiswa yg kelebihan semester itu pemalas!!! Yuk, simak beberapa alasannya:

1. Sakit

Kadang sesuatu hal yg terlalu dipaksakan itu juga tidak baik, menyelesaikan berbagai deadline maupun target hingga akhirnya mengabaikan makan, tidur, istirahat. Hal ini bisa saja membuat kita drop! Terus kalau sudah terjadi siapa yg rugi? Pasti akan lebih banyak dan lama lagi tugas yang tertinggal. Hingga akhirnya keinginan2 itu hilang dan hanya 1 keinginan yg paling diinginkan saat itu yaitu sembuh.

Bukan kah orang sehat memiliki beribu-ribu keinginan, sementara orang sakit hanya memiliki 1 keinginan saja!

Dari sinilah mahasiswa harus mengulang lagi mata kuliah yang tertinggal di tahun berikutnya, kan nambah 1 semester lagi deh…

2. Merasa Salah Jurusan

Sepertinya saya tidak cocok di jurusan ini? Kenapa dulu saya ambil jurusan ini ya? Coba dulu saya ambil jurusan yg ini pasti bisa cumlaude ataupun lulus tepat waktu!?

Sangat sulit rasanya memahami materi2 yg ada pada jurusan ini.

Banyak dari mahasiswa pasti merasakan hal demikian setelah menjalani beberapa semester, berusaha menyesuaikan passion kita pada jurusan yg telah dipilih namun sulit. Hingga akhirnya seiring berjalannya waktu tak terasa bisa juga ya sampai ke tahap ini, berusaha ikhlas menerima semuanya dan masih bisa bertahan. Merasa sadar bahwa ini adalah pilihan awal, dan sesuatu yg sudah diniatkan dari awal mesti bisa diselesaikan.

Setidaknya kita sudah menyelesaikan apa yang telah kita mulai.

Jangan kecewakan orang tua!

3. Kerja

Beda sekali rasanya jika kita sudah menjadi mahasiswa semester akhir. Waktu masih jadi mahasiswa baru, sangat mudah alasan kita untuk meminta biaya hidup kepada orang tua. Namun, semakin banyaknya semester malah makin sungkan untuk meminta kepada orang tua. Dari hal itu, beberapa dari kita berusaha mencari pekerjaan buat kebutuhan selama hidup diperantauan. Kecuali, pada keadaan yg sangat urgent terpaksa harus meminta kepada orang tua.

Belajar mandiri dan tidak mau merepotkan orang tua hingga akhirnya memutuskan untuk kuliah sambil bekerja, dan itu membuat kita merasa sulit me-manage waktu. Karena udah terlanjur asyik bekerja dan udah punya penghasilan sendiri sampai lupa dgn tanggung jawab di kampus.

4. Jadi Relawan

Memiliki jiwa sosial yg tinggi untuk saling membantu secara suka dan rela terhadap sesama merupakan hal yang sangat diinginkan bagi sebagian dari kita, bukan kah sebaik-baiknya manusia adalah yg bermanfaat bagi orang lain?

Ya, berpegang pada prinsip tersebut membuat beberapa dari mahasiswa memutuskan untuk menjadi volunteer. Hingga rela mengabaikan kewajiban di kampus. Lambat lulus kuliah bukan berarti mahasiswa itu malas atau bodoh ya!

5. Cuti

Banyak kendala ataupun hambatan hingga akhirnya mahasiswa memutuskan terpaksa untuk cuti, berbagai alasan misalnya: masalah ekonomi, terhambat dana penelitian, urusan keluarga, atau mungkin saja sudah mengalami masa stuck dan ingin refreshing dulu. Hal ini otomatis mata kuliah tertunda dan pastinya kelebihan semester.

6. Sibuk Organisasi

Ada beberapa mahasiswa yg lebih mengutamakan organisasi dan menomor duakan kuliah. Ini menjadi salah satu alasan sehingga membuat mahasiswa kelebihan semester atau tidak lulus tepat waktu.

Dear kita semua yg sudah masuk pada semester 8++, ingat tanggung jawab kita sejak awal niat masuk kuliah! Apapun kesibukan kita diluar sana, selalu ingat tugas kita sebagai mahasiswa tetap yg utama. Jangan sampai kita abaikan!

7. Dosen Pembimbing yg Super Sibuk

Nah, ini menjadi salah satu alasan juga bagi kita mahasiswa yang kelebihan semester. Masih memikirkan dan bingung mau konsultasi judul penelitian dan butuh bimbingan ternyata dosen sibuk dan sulit ditemui. Pada saat ada waktu untuk konsultasi ternyata dosen nggak bisa lama-lama.

Harus revisi berkali-kali skripsi, jika sudah begini kita mahasiswa cuma bisa sabar dan banyak berdoa. Semoga selalu dimudahkan, di luluhkan hatinya, dan selalu ada jalan menuju Sarjana. Aamiin…

Yuk bisaaa yok. Semangattt!!!

baca juga: Ketika Revisi Tak Menjadi Solusi

Salam mahasiswi 10 semester🙃

AnakUntad.com adalah media warga. Setiap warga kampus Untad bebas menulis dan menerbitkan tulisannya. Tanggung jawab tulisan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Tentang Penulis

Nurhakiki B

Pharmachy of Tadulako University
PSKY-PLW
ig : @nurhakiki_b