Hutanku dirusak Pejabat Negriku

Berjuta-juta warna di negeri Indonesia
Semua tersedia dari gurun hingga pegunungan
Bermandikan air danau dan lautan samudra
Diterpa rimbunnya dedaunan hutan belantara
Perlahan namun pasti
Kini semua berganti
Hutan alam rontok diterpa kebakaran
Sungai keruh kotor diisi oleh limbah kehidupan
Tak ada yang mengasihi ataupun mengerti
Mencampakkan dan tak mau peduli
Kita lebih suka hedonis tanpa mau mengerti
Bahwa alam memberikan itu semua gratis tanpa upeti
Ada saat dimana alam murka
Mengamuk menghancurkan seisi nusantara
Menghukum si makhluk yang paling sempurna
Atas kesombongan dan keserakahan hidup di dunia
Perbaiki diri dan bulatkan tekad
Bahwa kita harus menjaganya dan merawatnya
Bukan sekedar mengambil hasilnya saja
Tapi lupa untuk melestarikannya
Jangan sampai semua terlambat
Jangan sampai semua menjadi kering
Ataupun gersang menjadi tanah lapang
Buanglah ego keserakahan
Demi alam Indonesia tercinta

Baca Juga : Puisi Semu Karya Michelle 

AnakUntad.com adalah media warga. Setiap warga kampus Untad bebas menulis dan menerbitkan tulisannya. Tanggung jawab tulisan menjadi tanggung jawab penulisnya.

 


Diterbitkan

dalam

oleh

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *