Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Tips & Trick

Yuk, Kurangi Stress-mu dengan Journalling!

anakUntad.com
Ditulis Oleh Aqshal

Ditengah-tengah kesibukan kita sebagai mahasiswa, rasanya suntuk banget berhadapan dengan tugas yang tak kunjung henti sambil ngadepin kuliah online yang gitu-gitu aja tiap hari. Belum lagi nggak bisa kemana-mana buat ngelepasin stress karena lagi ada pandemi. Rasanya seketika kayak pengen jadi Iron Man deh.

DE79-C4-C4-3569-4-DB8-9-ED425-B8-C625-A6-D3-source

Kuliah Online

Di masa pandemi seperti ini, penting banget dong buat menjaga kewarasan biar enggak mudah stress. Banyak hal loh yang bisa dilakukan, mulai dari olahraga ringan, bercocok tanam, hingga menulis. Nah, bicara tentang menulis, ada nih salah satu kegiatan menulis yang patut kamu coba, namanya Journalling atau menulis Jurnal.

Eits, tapi bukan jurnal kayak jurnal-jurnal kuliahmu ya. Kalau itumah, namanya jurnal ilmiah. Alih-alih melepas stress, kepalamu bakal makin pusing.

Menurut beberapa penelitian, menulis jurnal sangat baik untuk refleksi diri. Beberapa psikolog dalam terapi-terapi kejiwaan mereka juga sangat merekomendasikan untuk menulis jurnal karena dinilai merupakan cara yang tepat untuk mengekspresikan isi pikiran, perasaan, ingatan, bahkan keinginan tersembunyi melalui media tulisan.

Journalling-Header-2

Menulis Jurnal

 

Journalling sebenarnya konsepnya mirip banget sama nulis diary. Kita bisa menuangkan segala keluh kesah kita dalam tulisan-tulisan yang disimpan rapi dalam sebuah jurnal, makanya kegiatan ini disebut Journalling. Enggak cuma keluh kesah loh, catatan harian, hal-hal favorit kamu, bahkan mimpi-mimpi serta target kamu dapat kamu tuangkan ke dalam Jurnal kamu. Journalling cocok banget buat kamu yang pengen cerita tapi gak punya temen cerita, atau sekedar malu buat cerita ke orang, semua bisa dituangkan ke dalam jurnal loh.

Nah, darimana nih kita bisa mulai menulis jurnal? Simak beberapa tipsnya dibawah ini :

792a0501fbd3c778c3a7500042b62da6

Stationery atau Alat tulis

Menyiapkan kebutuhan menulis

Tentunya selain kreativitas dalam berekspresi, tekad yang kuat juga dibutuhkan agar kita bisa konsisten dalam menulis jurnal. Sebagai permulaan, kamu bisa menyiapkan sebuah buku jurnal kosong. Siapkan juga alat tulis yang bervariasi untuk memudahkan kamu dalam berkreasi, seperti pulpen, brush pen, penggaris, atau bahkan pensil maupun spidol berwarna. Namun perlu diingat bahwa ini enggak wajib kok, karena tujuan utamanya adalah membangun kebebasan berekspresi kamu melalui media tulisan.

1-g-Zaw-Mv-SWje-IF21-YIGq-mg

Mulai Menulis

Tulis yang ingin kamu tulis

Kunci dari Journalling adalah menulis. Tulis apa yang ingin kamu tulis. Kamu bisa mulai menulis catatan harianmu sebagai permulaan. Pada dasarnya, Journalling adalah tentang mengeksplorasi. Kamu mengeksplorasi tentang kehidupanmu, perasaan-perasaan yang muncul dalam dirimu atau peristiwa sehari-hari. Temukan rasa nyaman dalam mengekspresikan dirimu. Ingat bahwa tidak ada kriteria khusus dalam menulis jurnal. It’s all about self expression!

bullet

Kreasi Jurnal

Buat tulisanmu lebih menarik

Estetika adalah kunci. Menulis jurnal tidak selamanya tentang tulisan. Kamu dapat mengasah kreativitasmu agar isi jurnalmu menarik untuk kamu lihat. Kamu dapat mengekspresikan dirimu dengan berbagai alat tulis melalui ilustrasi tambahan seperti doodle art, lettering,  quotes favoritmu ataupun menambahkan planner. Kamu juga dapat menambahkan beberapa foto sebagai pelengkap untuk peristiwa yang kamu sudah tulis. Ini juga akan meningkatkan semangat kamu dalam menulis sehingga kamu tidak cepat merasa bosan.

Untuk mengasah kreatifitasmu, kamu juga dapat mengikuti beberapa Challenge menulis jurnal, seperti 30 Days Start Writing Challenge oleh Fill The Blank Space di Instagram dibawah ini

Selamat berkreasi dan mengekspresikan diri melalui Journalling!

Baca juga : TIPS MENGERJAKAN LAPORAN DENGAN MUDAH! 

AnakUntad.com adalah media warga. Setiap warga kampus Untad bebas menulis dan menerbitkan tulisannya. Tanggung jawab tulisan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Tentang Penulis

Aqshal

socially awkward but kinda good at social life. hates big crowds and want to live to atleast 70 years old.