Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Tahukah Kamu

Masih di Situasi Pandemi dan di Rumah Aja? Jangan Terlalu Lama Rebahan, Ini 5 Bahayanya

Ditulis Oleh Dandy Rustam

Rebahan memang merupakan salah satu cara istirahat yang paling baik setelah melakukan aktivitas. Hal ini sangat baik untuk mengembalikan energi dan sangat baik pula untuk mempertajam kemampuan dalam berfikir. Juga tidak kalah pentingnya adalah istirahat dengan rebahan sangat baik untuk kesehatan jantung.

Para ahli menyarankan bahwa 7-9 jam adalah waktu yang ideal untuk istirahat. Namun, rebahan lebih lama dari 9 jam akan berdampak buruk bagi kesehatan dan tentunya sangat merugikan untuk diri sendiri. Mau tahu apa saja dampak buruknya bagi tubuh kita, berikut ulasannya.

1. Melemahnya Otot dan Tulang

Rebahan terlalu lama dapat menyebabkan melemahnya kemampuan otot. Melemahnya kemampuan otot dapat dirasakan dengan adanya rasa nyeri maupun pegal-pegal di beberapa titik di tubuh kita. Misalnya, nyeri pada bagian pinggang, leher, bahu dan lain-lain. Hal ini disebabkan oleh kebiasaan kita untuk berbaring dalam waktu yang terlalu lama.

2. Meningkatkan Risiko Kerusakan Pembuluh Darah dan Saraf

Siapa yang akan menyangka, rebahan dalam  waktu yang lama akan menyebabkan kerusakan pembuluh darah dan saraf. Gejala yang dapat dirasakan dari meningkatnya risiko meningkatnya kerusakan pembuluh darah dan saraf adalah jika dirasakan kram dan kesemutan pada bagian yang tertekan. Hal ini diperparah jika posisi rebahan selalu sama, sehingga meningkatkan tekanan pembuluh darah dan saraf.

3. Dapat Menyebabkan Emboli Paru

Emboli paru adalah penyumbatan pada pembuluh darah di paru-paru. Penyumbatan biasanya disebabkan oleh gumpalan darah yang awalnya terbentuk di bagian tubuh lain, terutama kaki. Meski ada beberapa factor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya emboli paru, tetapi salah satu penyebabnya adalah berbaring dalam waktu yang lama. Penyakit ini biasa dialami oleh orang-orang yang mengalami kelumpuhan karena hanya bisa berbaring di tempat tidur dalam waktu yang cukup lama, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk menyerang orang-orang yang sanggup untuk menggerakkan tubuhnya namun memilih untuk bermalas-malasan dengan berbaring.

4. Dapat Menyebabkan Konstipasi

Bermalas-malasan dengan rebahan memang menyenangkan, namun dibalik itu terdapat bahaya bagi pencernaan manusia. Bahaya dari bermalas-malasan dengan rebahan adalah dapat menyebabkan terjadinya konstipasi. Konstipasi biasa disebut sebagai sembelit atau susah untuk buang air besar. Konstipasi dapat ditandai dengan perubahan konsistensi feses menjadi keras, ukuran keras, penurunan frekuensi atau kesulitan defekasi.

5. Berpengaruh Terhadap Psikologi

Bahaya yang terakhir ini sangat berpengaruh terhadap psikologi manusia. Hal-hal yang dipengaruhi oleh terlalu lama rebahan terhadap psikologi manusia adalah dapat menyebabkan stress, depresi dan neurosis. Karena, tubuh harus digerakkan dengan melakukan sebuah aktivitas seperti berolahraga. Karena olahraga dapat mengendalikan kecemasan dan stress.

Nah, itulah tadi 5 di antara beberap bahaya pada saat rebahan terlalu lama. Meski dengan adanya beberapa bahaya yang dapat disebabkan oleh keseringan atau terlalu lama rebahan, rebahan yang lama juga berdampak baik bagi beberapa orang. Khususnya pada orang yang mengalami geger otak atau cedera otak lainnya. Hal ini dikarenakan rebahan dapat membantu untuk memulihkan aktivitas normal otak. Namun untuk kalian yang masih sehat dan masih bisa untuk berolahraga, sangat dianjurkan untuk tidak rebahan terlalu lama yah.

Baca Juga : Mengapa Bersyukur Dapat Meningkatkan Kesehatan Mental? Ini 4 Alasannya

AnakUntad.com adalah media warga. Setiap warga kampus Untad bebas menulis dan menerbitkan tulisannya. Tanggung jawab tulisan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Tentang Penulis

Dandy Rustam