Wisata & Kuliner

Ragam Ramadhan : Pesona Puncak Padanjese Cafe

Ditulis Oleh Baso Wahyu

Puncak Padanjese cafe adalah cafe yang terletak di puncak Donggala Kodi, Palu Barat, kota Palu. Lokasi cafe ini sangat strategis dimana berhadapan langsung ke arah perkotaan dan teluk Palu yang terlihat jelas. Puncak Padanjese memiliki banyak keindahan yang tiada tara. Pemandangan di malam hari cafe ini sangat elok. Kerlap-kerlip lampu perkotaan yang indah serta suasana yang damai membuat hati tentram. Ditambah lagi dengan beberapa objek untuk mengabadikan momen indah kamu. Dijamin bakalan ketceh badai deh. Pada malam tertentu di cafe ini, seperti malam minggu di adakan hiburan musik untuk menghilangkan kepenatan kalian. Hehehehe mahasiswa sekali-kali emang butuh refreshing dari rutinitas kuliah.

Cafe ini juga menyediakan mushola, jadi buat kalian yang mau sholat gak usah khwatir. Khususnya nih ketika kamu buka bersama keluarga atau teman, setelah bukber bisa langsung saja ke mushollah cafe untuk melaksanakan ibadah. Jadi, gak perlu ribet lagi mencari mushola.

Adapun menu yang di tawarkan di cafe ini beragam, mulai dari makanan, minuman, dan aneka kue. Gak cuman itu, khusus bulan ramadhan ini Puncak Padanjese Cafe menawarkan menu “Spesial Berbuka Puasa”. Kisaran harga paketnya mulai dari 25k sampai 30k

Nah, Puncak Padanjese cafe menjadi salah satu tempat makan sekaligus nokrong recomended khususnya buat kalian yang super sibuk dan gak ada waktu buat masak di bulan Ramadhan. Menu-menunya sangat enak dan pastinya membuat kita ketagihan. Apalagi di santap berbarengan  dengan orang-orang yang spesial. Wih…pasti bakalan menambah kelezatan makanannya. Harganya pun sangat terjangkau, apalagi buat kantong mahasiswa dijamin gak buat dompet kamu kering. Hehehehe . . .

So, buat kalian yang suka nongki tempat-tempat kece, Puncak Padanjese cafe recommanded buat kalian.

Baca Juga :

 

AnakUntad.com adalah media warga. Setiap warga kampus Untad bebas menulis dan menerbitkan tulisannya. Tanggung jawab tulisan menjadi tanggung jawab penulisnya

Tentang Penulis

Baso Wahyu